WAKTU TAK PERNAH KEMBALI
WAKTU TAK PERNAH KEMBALI… Kita sering berkata, “Nanti saja…” Padahal waktu tidak pernah menunggu kesiapan kita. Hari ini berlalu begitu saja. Tanpa terasa, usia berkurang satu hari. Dan yang pergi… tak pernah kembali. Allah bersumpah dengan waktu. “Demi masa…” (QS. Al-‘Ashr: 1). Seakan Allah sedang mengingatkan: yang disia-siakan manusia, justru diagungkan oleh-Nya. Hasan al-Bashri رحمه الله berkata: يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّمَا أَنْتَ أَيَّامٌ، كُلَّمَا ذَهَبَ يَوْمٌ ذَهَبَ بَعْضُكَ “Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap hari yang pergi, sebagian dari dirimu ikut pergi.” (Hilyatul Auliya’, 2/148) Maka pertanyaan untuk kita yang akan terus berulang: hari ini, bagian diriku pergi dalam keadaan apa? Akhukum, Muhammad Ihsan Zainuddin