Postingan

WAKTU TAK PERNAH KEMBALI

 WAKTU TAK PERNAH KEMBALI… Kita sering berkata, “Nanti saja…” Padahal waktu tidak pernah menunggu kesiapan kita. Hari ini berlalu begitu saja. Tanpa terasa, usia berkurang satu hari. Dan yang pergi… tak pernah kembali. Allah bersumpah dengan waktu. “Demi masa…” (QS. Al-‘Ashr: 1). Seakan Allah sedang mengingatkan: yang disia-siakan manusia, justru diagungkan oleh-Nya. Hasan al-Bashri رحمه الله berkata: يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّمَا أَنْتَ أَيَّامٌ، كُلَّمَا ذَهَبَ يَوْمٌ ذَهَبَ بَعْضُكَ “Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap hari yang pergi, sebagian dari dirimu ikut pergi.” (Hilyatul Auliya’, 2/148) Maka pertanyaan untuk kita yang akan terus berulang: hari ini, bagian diriku pergi dalam keadaan apa? Akhukum, Muhammad Ihsan Zainuddin

Namanya : WAKTU

 NAMANYA: WAKTU… Harta bisa dicari. Tenaga bisa pulih. Tapi waktu? Ia terus berkurang. Ibnu Qayyim _rahimahullah_ menulis: إِضَاعَةُ الْوَقْتِ أَشَدُّ مِنَ الْمَوْتِ “Menyia-nyiakan waktu lebih buruk daripada kematian.” (Al-Fawaid, hlm. 44) Kenapa? Karena kematian memutus hubungan dengan dunia, sedang menyia-nyiakan waktu memutus hubungan dengan akhirat. Bukan tentang sibuk atau tidak. Tapi sibukmu untuk apa? Jika kamu ingin selamat di Akhirat,  jujurlah selalu pada diri sendiri: berapa banyak waktu kita habis, tapi tak mendekatkan hati kepada Allah? Maka, Hijrah itu bukan sekadar menambah kesibukan, tapi itu soal mengganti arah waktu  yang selama ini salah tujuan. Salah orientasi. Akhukum, Muhammad Ihsan Zainuddin

Organisasi kurikulum

 BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Kurikulum merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan yang menentukan arah, isi, dan proses pembelajaran di institusi pendidikan. Dalam pelaksanaannya, kurikulum tidak hanya sebatas daftar mata pelajaran, tetapi mencakup seluruh pengalaman belajar yang dirancang dan disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan.Organisasi kurikulum menjadi hal yang sangat penting dalam proses penyusunan kurikulum karena berfungsi untuk mengatur dan mengelompokkan isi kurikulum agar selaras dengan tujuan pendidikan nasional. Organisasi kurikulum mencakup cara pengaturan materi, urutan pembelajaran, dan hubungan antar-komponen kurikulum. Dengan organisasi kurikulum yang baik, maka proses pembelajaran dapat berlangsung secara sistematis, efisien, dan efektif.Namun dalam praktiknya, pengorganisasian kurikulum sering menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan kebijakan, kebutuhan peserta didik yang beragam, serta perkembangan ilmu pengetahu...