Namanya : WAKTU
NAMANYA: WAKTU…
Harta bisa dicari.
Tenaga bisa pulih.
Tapi waktu? Ia terus berkurang.
Ibnu Qayyim _rahimahullah_ menulis:
إِضَاعَةُ الْوَقْتِ أَشَدُّ مِنَ الْمَوْتِ
“Menyia-nyiakan waktu lebih buruk daripada kematian.”
(Al-Fawaid, hlm. 44)
Kenapa?
Karena kematian memutus hubungan dengan dunia,
sedang menyia-nyiakan waktu memutus hubungan dengan akhirat.
Bukan tentang sibuk atau tidak.
Tapi sibukmu untuk apa?
Jika kamu ingin selamat di Akhirat,
jujurlah selalu pada diri sendiri:
berapa banyak waktu kita habis,
tapi tak mendekatkan hati kepada Allah?
Maka,
Hijrah itu bukan sekadar menambah kesibukan,
tapi itu soal mengganti arah waktu
yang selama ini salah tujuan. Salah orientasi.
Akhukum,
Muhammad Ihsan Zainuddin
Komentar
Posting Komentar